
Euro akan mengakhiri sesi Selasa (18/2) dengan kerugian lebih dari 0,30% terhadap Greenback karena S&P 500 mencatat rekor tertinggi selama sesi Amerika Utara. Pada saat penulisan, EUR/USD diperdagangkan pada 1,0445 di bawah harga pembukaannya. Selera risiko telah membaik, namun Presiden AS Donald Trump menegaskan kembali bahwa ia akan menerapkan tarif 25% pada mobil impor. Ia menambahkan bahwa ia akan mengumumkan perusahaan-perusahaan besar yang akan kembali ke Amerika Serikat (AS), terkait dengan chip dan mobil.
EUR/USD pulih selama beberapa minggu terakhir di tengah kemajuan pembicaraan damai yang terkait dengan konflik Ukraina-Rusia. Sebelumnya, pertemuan tingkat tinggi antara pejabat tinggi AS dan pembuat kebijakan Rusia bertemu untuk pertama kalinya, dalam sebuah pertemuan yang mengecualikan Ukraina dari diskusi awal. Akibatnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menunda kunjungannya ke Arab Saudi yang direncanakan pada hari Rabu hingga bulan berikutnya, dengan sumber mengatakan keputusan itu dibuat untuk menghindari memberikan "legitimasi" bagi perundingan Rusia-AS.
Pada bulan Februari, Indeks Manufaktur Empire State Fed NY AS melonjak dari -12,6 menjadi 5,7. Oliver Allen, Ekonom Senior AS di Pantheon Macroeconomics, mengatakan, "Peningkatan umum dalam survei Empire dalam beberapa bulan terakhir telah mencerminkan peningkatan indeks manufaktur ISM utama." Data lain menunjukkan Indeks Pasar Perumahan NAHB turun 5 poin dari 47 menjadi 42 karena suku bunga hipotek yang tinggi dan persediaan rumah yang terbatas. Di seberang lautan, Indeks Sentimen Ekonomi ZEW Zona Euro (UE) pada bulan Februari meningkat dari 18 menjadi 24,2, yang menunjukkan bahwa pemotongan suku bunga berturut-turut oleh Bank Sentral Eropa (ECB) telah meningkatkan prospek ekonomi.
Sementara itu, Holzmann dari ECB mengatakan ada kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan Maret, meskipun ia mengatakan bahwa keputusan yang mendukung pelonggaran tambahan menjadi lebih sulit, menurut Bloomberg. Pada hari Rabu, agenda ekonomi Uni Eropa tidak ada. Di AS, risalah rapat FOMC terbaru, Pembangunan Perumahan dan Izin Bangunan untuk bulan Januari.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...